Menulis Tak Hanya Bercerita Pada Orang Lain, Tapi Juga Bercerita Pada Diri Sendiri di Masa Depan Buku harian mungkin sudah mulai ditinggalkan karena banyaknya pilihan untuk mengalihkan pikiran yang sedang suntuk. Kadang tak semua yang dialami bisa diceritakan pada orang lain. Adakalanya juga hanya ingin merenung dan memikirkan kembali apa yang telah dialami. Tapi kalau hanya termenung malah bisa bikin tambah down. Beban yang ada di kepala seperti dilepaskan dengan menuliskannya dan setelah dibaca kembali seakan-akan sedang membaca kisah orang lain. Seperti mengambil jarak dari masalah dan melihatnya dari kejauhan sehingga bisa lebih jernih dalam mengambil keputusan. Menulis Saat Akses Internet Belum Mudah Dulu sekitar pertengahan sembilan puluhan dan dua ribu sepuluhan akses internet bagi saya masih sangat sulit. Maka untuk mencari hiburan yang mudah diakses sesuai minat sangat susah. Televisi hanya menayangkan acara favorit di hari atau jam tertentu saja. Acara tv saat itu ha...